TES WAWANCARA CALON ANGGOTA PANWASLU KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU UTARA
|
TES WAWANCARA CALON ANGGOTA
PANWASLU KECAMATAN KEPULAUAN SERIBU UTARA
Jakarta, Bawaslu Kepulauan Seribu – Pada hari senin (20/5/2024) Bawaslu Kepulauan Seribu melaksanakan tes wawancara bagi calon anggota panwaslu kecamatan kepulauan seribu utara di hotel Ibis Style Sunter Jakarta. Kegiatan tersebut turut mengundang perwakilan dari pemerintah kabupaten adm. Kepulauan Seribu, Kesbangpol Kepulauan Seribu Utara, Diskominfo Kepulauan Seribu dan instansi lainnya. Acara tersebut dimulai pukul 13:30 hingga pukul 16:30 WIB.
Dalam pelaksanaan tes wawancara tersebut, terdapat 2 (dua) calon yang lanjut ke tahapan selanjutnya. Sebelumnya kedua calon telah melewati tes tertulis yang telah disiapkan oleh tim Program Kerja (Pokja) panwaslu kecamatan Bawaslu Kepulauan Seribu. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua Bawaslu Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) Munandar Nugraha.
Dalam sambutannya, Rahadi Pramono (Ketua Bawaslu Kepulauan Seribu) mengingatkan kepada para peserta yang hadir bahwasanya indek kerawanan pemilu untuk wilayah Pulau Seribu masih cukup tinggi. Sehingga ini perlu diingat untuk para peserta, jajaran staf dan juga calon anggota yang nantinya terpilih untuk bekerja maksimal agar dapat menurunkan indeks terssebut, imbuhnya.
Beliau juga merefresh bahwasanya wilayah Pulau Seribu punya sejarah cukup kelam dalam Pilkada tahun 2017. Pada saat Pilkada tersebut telah memecah belah dan mengkotak-kotakan masyarakat hingga membuat 2 (dua) kubu yang bersebrangan layaknya musuh dan kawan, tambahnya. Rahadi juga mengungkapkan syukurnya bahwa kejadian tersebut tidak terjadi pada saat Pemilu 2024 lalu dan beliau mengharapkan hal-hal baik yang telah dilakukan pada Pemilu 2024 dapat dilanjutkan hingga Pilkada nanti.
Munandara Nugraha (Ketua Bawaslu Provinsi Daerah Khusus Jakarta) mengucapkan selamat kepada calon anggota panwaslu kecamatan yang akan melakukan tes wawancara hari ini. Ini membuktikan bahwa Pokja Panwascam dari Bawaslu Kepulauan Seribu telah melakukan seleksi yang ketat dan sesuai pedoman yang ada. Beliau juga mengamini ucapan Rahadi Pramono bahwasanya Pemilu 2024 bisa dibilang cukup sukses jika dibandingkan dengan kejadian-kejadian sebelumnya. Munandar juga mengingatkan bahwa siapa pun yang nantinya akan terpilih, bahwa statusnya akan sederajat dengan pejabat di tingkatan Kelurahan dan Kecamatan. Sehingga diperlukan kerjasama yang baik dengan stakeholder di tingkatan tersebut untuk mewujudkan Pilkada yang jujur, adil, dan damai.
Penulis dan Foto : Divisi Humas
Editor : Divisi Datin